Menu Tutup

Pidato Bupati Blitar Dalam Pembukaan Workshop dan Lokakarya – 17 Oktober 2019

Perkembangan teknologi informasi dengan begitu cepatnya telah banyak berpengaruh terhadap perubahan di dalam masyarakat, khususnya aspek sosial dan budaya. Sehingga – meminjam istilah dirjen aplikasi informatika kementerian kominfo –  sebagai dampaknya telah lahir pula generasi baru yang disebut “pribumi digital”. Hal ini juga mulai terjadi di masyarakat kabupaten blitar.

Survey menunjukkan bahwa dari +/- 264 juta jiwa penduduk indonesa tahun 2018, 171 jutanya merupakan pengguna aktif internet, sedangkan pengguna aktif media sosial sebanyak 56% pada awal tahun 2019.  Kementerian kominfo republik indonesia menyebutkan bahwa peningkatannya masih dominan di wilayah urban. Penetrasi internet di wilayah rural (daerah terpencil) dan urban rural (kota dan kabupaten) masih belum merata. Walau demikian pertumbuhan industri e-commerce (khusus bisnis umkm) meningkat 40% setiap tahunnya, seperti yang disebutkan dalam data analisis Ernest & Young.

Pemerintah ingin menempatkan indonesia sebagai negara ekonomi digital terbesar di asia tenggara pada tahun 2020. Oleh karena itu masyarakat dituntut mengetahui, memahami dan mampu memanfaatkan internet dan media sosial secara positif. Dalam artian mampu mempergunakan internet, media sosial, pelayanan publik dan aplikasi e-commerce untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraannya.

Seiring terjadinya revolusi industri 4.0 di masyarakat kita masih terdapat kesenjangan digital, terutama di daerah pedesaan. Kesenjangan digital tersebut tidak hanya disebabkan kurangnya infrastruktur saja namun juga didasarkan pada keinginan dan kemauan untuk menggunakan teknologi informasi dan komunikasi (tik) dan internet. Padahal dengan adanya tik, masyarakat dapat menerima manfaat yang sangat besar tidak hanya sebagai sarana belajar tetapi juga dapat meningkatkan taraf hidupnya.

Untuk mengurangi kesenjangan digital, diperlukan agen perubahan di masyarakat yang senantiasa melakukan pendampingan sesuai dengan dinamika perkembangan masyarakat dalam memanfaatkan perkembangan tik, selain itu juga diperlukan adanya strategi dan arah kebijakan dalam pembangunan yang mampu memfasilitasi adanya gerakan pemberdayaan masyarakat berupa kegiatan jangka menengah yang berkelanjutan (sustainable).

Bentuk kegiatan pemberdayaan masyarakat agar menjadi bagian dari sebuah ekosistem digital yang memiliki kemampuan memanfaatkan tik dengan cerdas, kreatif dan produktif. Sehingga mempercepat terbentuknya smart society sebagai indikator utama dari keberhasilan smart city.

Sesuai dengan rencana jangka menengah nasional saat ini, yaitu pembangunan ekonomi yang penekanannya pada pemberdayaan umkm dan koperasi, serta peningkatan pariwisata; ilmu pengetahuan dan tehnologi yang ditekankan pada iptek untuk perekonomian nasional dan globalisasi kehidupan sosial budaya.

Rencana jangka menengah regional yang berupaya meningkatkan peran umkm dalam aktivitas ekonomi, meningkatkan inkubasi kewirausahaan bagi calon wirausaha baru, serta meningkatkan sektor pariwisata secara integratif dan berdaya saing global.

Sedangkan visi kabupaten blitar adalah :

menuju kabupaten blitar lebih sejahtera, maju dan berdaya saing.”

Dalam pernyataan visi tersebut yang dimaksud dengan maju adalah mampu mengikuti perkembangan teknologi, sedangkan berdaya saing adalah mampu menjadi bagian dari ekosistem digital yang sangat cepat dalam persaingan tanpa batas dan tanpa sekat kewilayahan (yang disebut global).

Sehingga workshop dan lokakarya pada hari ini dengan tema :

“Gerakan Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pendekatan Ekosistem Digital” dengan hastag #onlinelebih_asik

Sangat relevan dengan visi dan misi, serta strategi dan arah kebijakan pemerintah kabupaten blitar 2014 – 2021.

Dalam kesempatan ini saya sangat mengapresiasi kegiatan relawan tik cabang kabupaten blitar yang telah menyelenggarakan workshop dan lokakarya dengan tema yang strategis sebagai upaya ikut serta membuat gerakan pemberdayaan masyarakat dalam bentuk-bentuk kegiatan mempercepat masyarakat menjadi cerdas, kreatif dan produktif sebagai smart society yang menopang kabupaten blitar smart city.

Semoga dengan strategi dan arah kebijakan pemerintah kabupaten blitar dalam upaya mewujudkan visi dan misi mampu memberikan arahan strategis bagi relawan tik cabang kabupaten blitar dalam menyusun aktivitas, target dan kegiatan bersifat pemberdayaan yang berkelanjutan. Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas peran serta relawan tik cabang kabupaten blitar yang baru terbentuk dan telah saya kukuhkan pada bulan mei 2019 yang lalu tetapi telah melaksanakan berbagai kegiatan jangka pendek. Sedangkan kegiatan workshop dan lokakarya yang diselenggarakan pada hari ini harapan saya menjadi awal dari dibentuknya kegiatan jangka menengah dan jangka panjang yang berkelanjutan. …

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Program ini dibangun oleh Relawan TIK untuk Badan Promosi Pariwisata Daerah Kabupaten Blitar, didukung oleh  Dinas Pariwisata Budaya Pemuda dan Olahraga Kabupaten Blitar.

Implementasi olaskembar.id bekerja sama dengan seluruh Komisariat Kecamatan RTIK Kabupaten Blitar.